Sunday, November 11, 2012

Pengejaran teroris di Makasar


Dua Terduga Teroris Lolos dari Kejaran Polisi
MAKASSAR, KOMPAS.com - Dua terduga teroris yang kabur (melarikan diri) ke area persawahan di Desa Pammanjengan, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan lolos dari pengejaran Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror dan Brigade Mobil (Brimob) Polda Sulsel. "Keduanya belum berhasil diringkus," kata Kepala Satuan (Kasat) Brimob, Komisaris Besar (Kombes) Ramdani Hidayat. Aparat gagal menangkap keduanya dalam pengejaran sejak pukul 15.40 Wita. Kedua terduga teroris diduga satu komplotan dengan Awaluddin, pelaku pelemparan bom pipa ke arah Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, saat acara gerak jalan santai dalam rangka HUT Golkar, Minggu (11/11/2012) pagi tadi.

Makassar, Kompas.com- Two suspected terorrists who fled to area of rice fields  in Pammanjengan village, Moncongloe district, Maros Regency-South Sulawesi had escaped from persecution Detachment 88 Anti-Terrorism and Brigade (Brimob) Police South Sulawesi. they had not succesfully arrrested," said Head of Unit (Adj) Brimob Commissioner  Ramdani Hidayat. the police officer failed to capture them in the chase since at 15:40 pm.

Namun, motor matic merek Yamaha Mio yang digunakan kedua pelaku ditinggalkan begitu saja dan langsung disita oleh aparat kepolisian. Saat dikejar polisi, senjata api miliknya sempat terjatuh. Namun, mereka bisa mengambilnya lagi dan sempat menembak ke arah polisi yang mengejarnya. Ada puluhan personel kepolisian yang melakukan pengejaran terhadap kedua terduga teroris di perbatasan Makassar-Maros itu. Menurut informasi yang diperoleh, sempat pula aparat kepolisian terlibat baku tembak dengan kedua terduga teroris tersebut. Keduanya kabur membawa sebuah kantong plastik putih yang tidak dietahui isinya. Sebelumnya, Syahrul Yasin Limpo lolos dari lemparan bom pipa berdaya ledak tinggi (high explosive). Satu pelaku bernama Awaluddin (25) ditangkap.

Pelemparan ini terjadi, saat Syahrul sedang bernyanyi di panggung dalam rangka gerak jalan santai HUT Partai Golkar di depan Monumen Mandala, Jl Jendral Sudirman yang dihadiri 160.000 peserta, Minggu pagi. Dari penangkapan awaluddin, polisi mengejar dua pelaku yang diduga bagian dari komplotan. Pelaku diduga bagian dari jaringan teroris Poso yang sengaja memanfaatkan situai politik yang memanas jelang pilkada.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment